Tahapan Sebelum Membuat Kandang Ternak Burung Murai Batu

Kandang Ternak Burung Murai Batu- Tahapan Sebelum Membuat Kandang Ternak Burung Murai Batu Sederhana. Sebelumnya kami telah membahas tentang Harga Murai Batu, dan untuk selanjutnya kami akan membahas tentang Tahapan Sebelum Membuat Kandang Ternak Murai Batu. Buat pecinta burung kicau, tentu tahu mengenai jenis burung murai batu. Saat ini burung Murai batu di pasaran cukup gencar menjadi burung kicau buruan bagi penggemarnya. Karena kualitas suara gacor yang bagus, merdu, bermelodi serta tampilan fisik yang indah, maka semakin banyak orang yang memanfaatkan hobinya tersebut menjadi ladang uang. Sekarang banyak penghobi murai batu yang mencoba menangkarkan jenis burung ini, untuk dijadikan sebagai bisnis yang begitu sangat menjanjikan. Bayangkan saja murai batu yang berprestasi dan sering memenangkan perlombaan dapat dihargai hingga ratusan juta rupiah. Hal ini merupakan salah satu alasan kenapa orang-orang ingin beternak murai batu, namun tak sedikit orang yang mengalami kegagalan, sebab teknik serta cara yang salah dan belum memahami benar mengenai apa saja perlengkapan serta bagaimana cara menangkarkan burung jenis murai batu ini dengan benar.

Dalam berbisnis murai batu, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan kandang ternak terlebih dahulu. Selain sebagai tempat berternak, kandang juga berguna sebagai tempat pemeliharaan harian. Serta lokasi kandang juga harus di perhitungkan. Apakah itu luas, atau tidak terlalu luas. kadang burung pada umumnya memang sama saja tapi kalau untuk burung yang ingin beternak atau burung yang spesial biasanya akan sedikit berbeda dengan kandang – kandang ternak pada umumnya. Untuk Kandang Ternak Murai Batu Anda dapat membuatnya secara ideal sederhana maupun secara minimalis.

http://miefbird.blogspot.com/2017/04/tahapan-sebelum-membuat-kandang-ternak.html


Memang tidak mudah untuk kita beternak murai batu ini, pengalaman serta keahlian dan skil juga harus di miliki sebelum memutuskan untuk melangkah Ternak Burung Murai Batu. Maka dari itu,sebelum ada melakukan budidaya murai batu, sebaiknya di pelajari cara serta penanganan yang benar agar nantinya tercapai sesuai apa yang menjadi keinginan kita sebagai peternak. Nah berikut ini Terdapat beberapa aspek yang perlu Anda perhatikan dalam pembuatan kandang ternak murai batu, diantaranya adalah:


1. Persiapkan Tempat Kandang yang Nyaman
Terkadang, kita tidak bisa memilih sebuah tempat yang tenang atau jauh dari pabrik, karena kondisi sebagian dari kita yang terkadang tinggal di tempat-tempat ramai seperti di dekat pasar atau di dekat pabrik. Jika demikian, Kita harus pandai-pandai menyiasati agar penempatan kandang bisa sedikit lebih tenang.

Namun, secara umum apabila anda ingin membuat kandang ternak untuk MB, sebaiknya anda mencari tempat-tempat yang memang tenang dan jauh dari kebisingan agar bisa lebih berkonsentrasi.

Tidak hanya itu, sebenarnya tempat tenang akan sangat dibutuhkan apabila anda ingin Memaster Murai Batu yang anda miliki. Disamping menghindarkan burung dari stres, tempat tenang juga dibutuhkan agar MB bisa berkonsentrasi saat proses mastering berjalan.

2. Ukuran Kandang

Bagi anda yang tidak memiliki tempat untuk kandang yang luas, ada baiknya anda menyiasatinya dengan membuat kandang yang bersusun. Disamping bisa menghemat banyak tempat, ini juga adalah salah satu solusi untuk mereka yang memiliki lahan sempit.

Ukuran kandang memang bervariasi dan tergantung dari tempat yang anda miliki. Semakin luas kandang yang anda buat maka akan semakin bagus. Walau demikian, batas minimal untuk pembuatan kandang sebaiknya ditentukan agar burung bisa lebih bebas dalam beraktivitas sehingga tidak merasa terlalu terkekang. Ukuran minimal sebuah kandang untuk Murai Batu biasanya adalah 80 x 80 dan tingginya bisa menyesuaikan, misalnya 100 cm atau lebih.

3. Bahan Pembuatan Kandang

Bahan kandang bisa dibuat dari bahan-bahan seperti kandang atau sangkar burung lainnya kita bisa membuatnya kombinasi antara kayu, kawat, dan juga tembok bata, atau batako.

Sedangkan untuk atapnya, anda bisa memilih antara genteng atau menggunakan atap asbes yang bergelombang. Dan hindarilah penggunaan atap seng karena pada siang hari terkadang sangat panas serta apa bila hujan terlalu berisik.

Namun apabila anda membangun kandang di dalam rumah, maka atap tidak anda perlukan. Untuk lantai kandang, anda bisa menggunakan apa pun mulai dari kawat RAM, lantai semen, serutan kayu, atau anda juga bisa menggunakan tanah dan pasir. Pasir yang bersih sangat dianjurkan sebagai lantai karena dapat dengan mudah menyerap kelembaban dan kotoran dari burung.

4. Desain Kandang

Desain kandang bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan. Namun pada umumnya kandang harus memiliki dua pintu. Pintu bagian bawah untuk membersihkan dan pintu bagian atas untuk mengganti makanan dan minuman.

5. Kenyamanan dan Keamanan

Selanjutnya, keamanan dari pemangsa harus menjadi prioritas utama, dan saat anda membuat kandang pastikan kandang tersebut bisa menjaga burung tetap aman dari hewan apapun. Kemudian buatlah kandang senyaman mungkin, termasuk juga sediakan tempat burung bertelur jika anda ingin mengawinkannya.

Apabila anda tinggal di daerah yang terlalu dingin, ada baiknya anda menyediakan lampu 5 atau 10 watt atau lebih yang berupa bohlam dan bisa menghangatkan.
Sekian bahasan mengenai Tahapan Sebelum Membuat Kandang Ternak Burung Murai Batu, semoga informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat buat sobat pecinta murai batu. Sallam MB Mania!!

Cara Ternak Dan Menjodohkan Perkutut Dalam Kandang Sederhana

Sebelum Anda Beternak Perkutut sebaiknya anda baca dulu tentang Tips Cara Membedakan Jantan dan Betina Perkutut Bangkok. Ternak Perkutut - Cara Ternak Dan Menjodohkan Perkutut Dalam Kandang Sederhana. Burung perkutut, siapa yang tak kenal dengan burung yang satu ini, meskipun tidak hoby dengan pelihara burung pun tentu tahu dengan burung perkutut. Perkutut ini merupakan burung klasik yang banyak penggemarnya di Indonesia. Bahkan disetiap kota terdapat latber dan lomba yg rutin diadakan. Burung perkutut yang sudah terlatih dan mampu berbunyi dengan nyanyian khasnya apalagi jika sudah memenangkan kontes, Harga Perkutut bisa sampai ratusan juta rupiah per ekor. Suaranya yg khas menjadikan burung spesies ini mencapai nilai yg tak terhingga.

Nah ternyata burung perkutut mempunyai prospek peluang usaha yang sangat bagus. Di bandingkan dengan ternak unggas lainnya, ternak burung perkutut tergolong lebih mudah dan lebih menghasilkan. Merupakan kebanggaan tersendiri apabila seorang penggemar perkutut mampu membudidayakan perkutut kesayangannya. Terlebih pula bila mampu mengeluarkan jawara berkualitas dari hasil olahan tangannya sendiri. Banyak para peng-hobi berburu perkutut yg memiliki suara indah, dan tidak sedikit peternak yang
kehabisan stok perkutut yang layak dikonteskan.

Ternak Perkutut adalah termasuk Usaha rumahan modal kecil. Modal awalnya saja yang agak membutuhkan modal lebih untuk pembuatan kandang, seterusnya biayanya sangat ringan di bandingkan ternak unggas yang lain, seperti bebek peking, burung kenari, dan lain lain. Akan tetapi untuk penangkar yang baru saja menekuni dunia perkutut menangkarkan perkutut merupakan hal yang sangat sulit. Untuk itu, apabila Anda baru saja ingin menangkarkan perkutut maka disarankan menangkarkan perkutut sepasang terlebih dahulu. Berikut ini Cara Ternak Dan Menjodohkan Perkutut Dalam Kandang Sederhana.

http://miefbird.blogspot.com/2017/04/cara-ternak-dan-menjodohkan-perkutut.html
Cara Ternak Dan Menjodohkan Perkutut Dalam Kandang Sederhana

Cara Ternak Dan Menjodohkan Perkutut Dalam Kandang Sederhana



Kandang penangkaran burung perkutut
Kandang penangkaran  dapat dibuat oleh siapa saja, karena bentuk dan ukurannya sangat sederhana. Yang penting burung dikandang dapat terbang dan mengepakan sayap secukupnya. Berbagai model dan desain kandang banyak dikembangkan oleh para peternak. Dari kandang ukuran ideal hingga kandang yang seadanya memanfaatkan sangkar ranji yang berbentuk persegi .

Kandang penangkaran, hal yang perlu diperhatikan dan penting adalah posisi penempatan kandang. Jangan sampai kandang ditempatkan  pada ruang yang tertutup yang tidak terkena sinar matahari langsung. Usahakan penempatan kandang di tempat terbuka atau beberapa jam kandang mendapat sinar matahari langsung, khususnya sinar pagi hari dan jika memungkinkan kandang menghadap ke timur.

Struktur penempatan kandang bisa dilakukan secara berkelompok berhadap-hadapan menjadi satu atap . Bagian tengahnya dapat digunakan sebagai pintu utama. Kondisi ini lebih aman, selama kita dalam kandang karena pintu utama tertutup.

Ukuran kandang ideal
Ukuran kandang mestinya tidak baku tergantung dari lahan yang dimiliki oleh peternak, namun alangkah baiknya apabila akan menentukan keberhasilan ternaknya.

Ukuran kandang ideal bagi penangkaran perkutut ialah tinggi 180 cm, panjang 125 cm – 150 cm atau makin panjang, dan lebar 60 cm – 90 cm. apabila lahan yang tersedia tidak mencukupi untuk membuat kandang ukuran ideal, dapat juga diperkecil ( T. 150 x P. 100 x L. 50 ) cm. Lantai dapat digunakan pasir, pasir yang bagus adalah pasir pantai yang putih atau pasr yang bercampur dengan batu bata merah yang sudah ditumbuk. Lantai dari semen pun tidak menjadi masalah. Pasir digunakan untuk menjaga kelembapan dan untuk kipu serta asinan burung.

Atap dapat digunakan genting, asbes gelombang, kayu, atau fiber namun yang tidak tembus cahaya. Atap jangan sekali-kali menggunakan seng karena seng dapat menyebabkan suhu kandang menjadi panas sehingga dapat mengakibatkan telur kopyor.

Kontruksi kandang
Kontruksi kandang dapat digunakan kayu, bambu, besi, ataupun aluminium, yang penting kontruksi kandang kuat dan kokoh sehingga dapat menahan beban atap atau yang lain sehingga tidak akan roboh.

Sirkulasi udara
Dalam penempatan kandang ternak juga harus diperhatikan sirkulasi udaranya, karena burung perkutut termasuk hewan yang menyukai angin sepoi-sepoi. Angin jangan terlalu kencang, apalagi basah. Hal ini dapat menyebabkan tubuh perkutut rentan dan mudah sakit, apalagi bayi piyikan.

Apabila sirkulasi udara tidak baik, pada siang hari suhunya menjadi panas, mengakibatkan suhu dalam kandang akan meningkat, perkutut enggan bertelur dan apabila sudah ada, telurnya akan kopyor. Oleh karena itu, untuk membuat kandang penangkaran, perlu dipikirkan bagaimana mengatur sirkulasi udara.

Memilih indukan
Dalam beternak perkutut tentunya akan selalu menghadapi berbagai masalah. Untuk itu, dipersiapkan mental bagi peternaknya dahulu. Selain mental, dituntut juga lebih sabar dan teliti dalam memilih calon indukan. Supaya lebih cepat membuahkan anakan, yang sangat pas membali calon indukan yang telah berusia lebih kurang 4( empat ) bln. di mana waktunya pas serta gampang untuk mulai dijodohkan, hingga pada usia 5-7 bln. telah dapat mulai bertelor. serta baiknya dipilih yang betina lebih tua kurang lebih 1 bulan dari jantannya tidak sama dengan yang telah berusia umumnya sulit dijodohkan atau yang betina kerap dikejar-kejar oleh si jantan yang umumnya lebih agresif/galak. calon indukan yang bagus baiknya dipilih yang memiliki nada sebagai berikut. :

- Nada depan, sedang serta ujungnya bagus.

- Irama suaranya dengan ketukan yang agak renggang serta lelah/senggang.

- Latar atau air suaranya cowong serta tembus baik yang memiliki volume besar atau kecil, janganlah yang suaranya basah serta serak.

- Juga janganlah dilupakan aliran trah darahnya dengan silsilah yang jelas

- Cermati juga wujud tubuhnya apakah cocok serta tak ada yang cacat.

Menjodohkan
Teknik menjodohkan juga butuh diketahui dengan baik, karena ke-2 calon indukan tidak demikian saja segera jodoh, namun memerlukan sistem untuk saling kenal terlebih dulu dengan langkah diantaranya keduanya diletakkan pada sangkar terpisah serta tiap-tiap hari senantiasa disandingkan. sesudah satu atau dua minggu, sesudah terlihat keduanya telah saling kenal dengan sinyal tanda saling mengangguk-angguk serta bila tidur malam hari senantiasa pingin berdekatan. maka keduanya dikumpulkan terus didalam sangkar
kecil dahulu untuk sekian hari.

Waktu yang pas untuk memasukkan ke kandang ternak yaitu sore hari dengan pada mulanya ke-2 perkutut calon indukan tersebut dilolohi kacang hijau yang telah direndam hingga lunak, vitamin-e, minyak ikan, b-kompleks serta sedikit dibasahi badannya, diinginkan malam harinya dapat tidur berdekatan berbarengan.

Sebagian minggu lantas keduanya dapat dilakukan perkawinan serta siap untuk bertelor, janganlah lupa untukdisediakan sarang dari anyaman rotan yang diberi daun cemara atau rumput kering untuk meletakan telor-telornya.

Apabila nyatanya tetap belum jodoh atau umumnya yang jantan galak, maka si jantan ditangkap serta dimandikan atau bila butuh digodi ( sayapnya diikat 5-6 lembar ) serta lantas dimasukkan kandang kembali.

Tiap-tiap kandang baiknya diberikan sinyal tanda contohkan dengan nomer atau nama terserah apa saja cocok tekad tiap-tiap. juga sebaiknya dibuatkan catatan pasangan indukan dari bf dengan ring apa, tanggal lahir, dan tanda yang lain.

Cermati kapan tiap-tiap pasangan pada kandang tiap-tiap telah mulai lakukan perkawinan, untuk kepentingan disediakan sarangnya. buatkan catatan spesial ( bila butuh dengan komputerisasi ) kapan mulai bertelor, kapan diperkirakan menetas sesudah 14-15 hari mengeram, bagaimana akhirnya ( menetas seluruh atau bukan sekedar satu atau bahkan tidak menetas seluruh ), periksa situasi telor yang tidak menetas untuk tahu pemicunya, dan lain-lain.

Pasanganlah ring di di antara/kedua kakinya pada usia piyik lebih kurang 7-9 hari serta setelah itu terserah kita apakah piyik tersebut dapat terus dikembalikan untuk diasuh oleh induknya atau dapat dititipkan puter sebagai induk asuh pengganti. yang butuh di perhatikan, bila dapat memakai layanan puter sebaiknya yang tengah mengeram sekurang-kurangnya telah 10 hari di mana puter telah membuahkan susu ditemboloknya. layanan indukan pengganti juga dapat dikerjakan oleh diamond dove yakni sejenis perkutut datang dari australia yang tubuhnya lebih kecil.

Pada edisi yang akan tiba dengan tema yang lain dapat kita ulas bagaimana menetaskan telor perkutut gunakan layanan puter atau diamond dove yang tujuannya untuk bikin indukan favorit kita bertelor lebih produktif serta membuahkan anakan piyik semakin banyak.

Pemeliharaan piyik
Piyik-piyik sesudah berusia 1-1. 5 bln. baiknya telah mulai dipisahkan dari induknya baik perkutut ataupun puter/diamond dove, karena mereka telah dapat mulai makan sendiri serta umumnya indukannya juga telah enggan meloloh serta telah mulai lakukan perkawinan lagi. 


Piyik-piyik tersebut diletakkan di dalam sangkar kayu ukuran 50( l ) kali 70( l ) kali 50( t ) cm sejumlah 8-10 ekor berbarengan, bila butuh diberikan lampu untuk pemanas terlebih saat malam hari atau hawa dingin pada musim penghujan.

Baiknya masing-masing piyik diberikan vit. tambahan diantaranya berbentuk b-komplek, minyak ikan, kalsium serta obat cacing sebelum saat dimasukkan ke sangkar kayu tersebut.

Upayakan minimum tiap-tiap hari sekurang-kurangnya dua hari sekali dijemur dari jam 08. 00 hingga jam. 11. 00, supaya memperoleh cahaya matahari pagi serta ultra violet yang cukup untuk kesehatan tubuhnya. serta pada minumannya diberikan vit. tambahan 2 x 1 minggu untuk menambah daya tahan tubuhnya.

Menginjak usia 3( tiga ) bln., apabila dikehendaki piyik-piyik tersebut telah bisa dipisahkan serta tiap-tiap dimasukkan ke sangkar soliter supaya bisa lebih gampang untuk memantau suaranya serta memastikan mutu suaranya tersebut.

Setelah itu bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan serta penilaian apakah indukan kandang spesifik telah benar atau kurang benar, hingga butuh dikerjakan perombakan pasangan indukannya didalam usahanya untuk senantiasa menambah mutu mutu nada.

Tips Sukses Beternak Burung Jalak Putih

Jalak Putih (Sturnus melanopterus), adalah salah satu spesies dari sekian banyak spesies burung Jalak yang ada di Indonesia. Populasi burung Jalak Putih ini tersebar di pulau Jawa, Kalimantan, Bali, Lombok, dan Sumatra. Burung jalak putih termasuk jenis burung kicauan yang mempunyai kualitas suara yang sangat bagus dan tidak kalah baiknya dibanding Jalak Suren maupun Jalak Hitam, burung ini bisa juga menirukan suara jenis burung lain bahkan suara binatang seperti kucing, anjing dll (Cara Merawat Jalak Putih Gacor). Selain itu burung ini juga bisa dilatih untuk mengucapkan beberapa kata, walaupun tidak sepintar seperti burung Beo. Beberapa penggemar burung sering membanding-bandingkan keunggulan antara Jalak Putih dengan Jalak Suren.

Warna bulu yang indah dan cantik, dengan dominasi warna putih bersih dan ditambah sedikit warna hitam di bagian ujung sayap dan ujung ekornya. Sekilas burung Jalak Putih ini mirip dengan Jalak Bali. Seperti Jalak Bali, populasi burung Jalak Putih ini pun saat ini sedang berada diambang kepunahan, karena maraknya perburuan terhadap burung ini di alam. Keberadaan burung ini telah dilindungi oleh undang-undang, karena populasinya semakin sedikit. Namun bagi Anda kicaumania yang menyukai burung jenis ini, untuk bisa mendapatkan burung jalak putih Anda bisa membelinya melalui peternakan, karena bila Anda mencoba menangkapnya langsung di alam, bisa berdampak buruk terhadap kelestarian burung kicauan ini. Untuk harga burung jalak putih.(Harga Jalak Putih).

http://miefbird.blogspot.com/2016/08/tips-sukses-beternak-burung-jalak-putih.html
Tips Sukses Beternak Burung Jalak Putih

Untuk Burung Jalak Putih antara jantan dan betina sangat susah untuk dibedakan, hanya bila kita perhatikan dengan seksama, maka terdapat perbedaan pada burung jantan ukuran kepala lebih besar serta volume suaranya lebih keras dan lebih rajin berkicau (Membedakan Jalak Putih Jantan dan Betina). Di pulau Jawa burung ini nyaris tidak berkembang, untungnya di pulau Sumatra dan Kalimantan, burung Jalak Putih ini masih berkembang dengan baik. Hanya saja karena permintaan terhadap burung ini kebanyakan dari pulau Jawa, sehingga membuat penduduk setempat di Kalimantan maupun Sumatra jadi turut menangkap burung ini di habitatnya.

Jadi sayang, sampai saat ini belum banyak orang yang membidik usaha penangkaran (breeding), sehingga penangkapan di alam bebas masih berlangsung. Padahal usaha Penangkaran Jalak Putih bisa menjadi lahan bisnis yang prospektif. Nilai komersialnya lebih tinggi daripada jalak suren.

Memang, tak mudah untuk menangkar burung Jalak Putih ini. Proses perjodohannya membutuhkan waktu paling cepat tiga minggu. Meski sudah berjodoh, terkadang jalak putih tidak mau kawin. Kegagalan itu disebabkan birahi kedua induk belum cukup matang.

Kecenderungan betina yang lebih agresif tak direspon dengan baik oleh pejantan, sehingga betina lebih memegang kendali. Akibatnya, pejantan tidak bisa berbuat banyak untuk membuahi telurnya.

Faktor usia juga sangat berpengaruh dalam proses perkawinan. Idealnya, pejantan berumur dua tahun dan betina satu tahun. Saat itulah, kedua induk sudah memiliki kematangan birahi.

Faktor Pakan

Untuk memacu produktivitas, faktor pakan perlu diperhatikan. Peranan pakan sangat penting sebagai penyeimbang metabolisme dalam tubuh. Kroto dan jangkrik harus tercukupi selama proses produksi. Setiap induk membutuhkan sekitar 20 ekor jangkrik/hari, yang diberikan dua kali sehari. Apabila sejak dini dibiasakan mengkonsumsi kroto, maka sehari bisa diberikan empat sendok makan (siang hari). Tambahkan pisang untuk membantu memperlancar metabolisme pencernaan.

Penyesuaian lingkungan di luar dan dalam kandang juga berpengaruh. Sediakan kandang permanen yang nyaman dan aman bagi burung. Kehadiran orang dalam kandang di masa subur burung bahkan bisa menghambat produktivitas indukan.

Untuk menyiasatinya, buatlah kandang bersekat dan mudah dijangkau. Kandang bersekat ini memiliki ukuran 30 x 20 x 25 cm3, di mana bagian atas tertutup. Sedangkan bagian bawah terbuka, berfungsi sebagai pintu indukan.

Kandang yang terisolasi lebih dianjurkan, karena bisa memberi rasa nyaman kepada indukan selama proses pengeraman hingga penetasan telur. Apabila sarang terbuka dan aktivitas di dalam kandang mudah terpantau, maka tingkat kegagalannya makin tinggi.

Sebaiknya setiap 10 periode peneluran, posisi kandang diubah ke sisi lain, agar induk tetap bertelur dan kelangsungan hidup piyik tidak terancam. Jika posisinya sama, telur kerap dirusak atau dibuang induknya. Ini-lah yang selama ini jadi penyebab terbesar kegagalan penangkaran jalak putih.

Demikian Tips Sukses Beternak Burung Jalak Putih. Semoga Bermanfaat.

Penyebab Kegagalan Dalam Menangkar Pleci

Penyebab Kegagalan Dalam Menangkar Pleci- Menangkar Pleci adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Bagaimana tidak? selain memuaskan hobi, kegiatan ini juga bisa mendatangkan keuntungan dari setiap penjualan anakan, bakalan, yang Anda hasilkan dari ternak tersebut. Dalam usaha terkadang ada juga yang namanya kegagalan. Begitu pula dalam usaha ternak pleci ada beberapa faktor penyebab kegagalan.

Pada dasarnya, peternak yang gagal biasanya adalah peternak yang masih pemula/ awam (Baca Tips Mudah Beternak Burung Pleci). Dengan kata lain, mereka tidak tahu cara menangani masalah yang dihadapi saat beteranak Pleci. Diantara faktor-faktor tersebut dapat digolongkan menjadi beberapa kategori .Berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabkan budidaya Pleci mengalami kegagalan:

 http://miefbird.blogspot.com/2016/07/penyebab-kegagalan-dalam-menangkar-pleci.html
Penyebab Kegagalan Dalam Menangkar Pleci


Penyebab Kegagalan Dalam Menangkar Pleci


1.Peternak gagal dalam menjodohkan Pleci

Perlu Anda ketahui, penjodohan adalah hal terpenting untuk melanjutkan dan mengembangkan proses budidaya Pleci. Jadi, jika penjodohan tidak berjalan dengan baik, maka Anda tidak akan mendapatkan anakan atau pun bakalan. Maka dari itu, maksimalkanlah penjodohan ini sebagai ajang mengeruk keuntungan. Karena semakin berhasil tingkat penjodohan, maka semakin besar juga potensi indukan menghasilkan anakan.

2.Telur tidak memiliki embrio

Telur yang satu ini umumnya terbentuk saat telur tidak terbuahi dengan baik oleh pejantan. Jadi, sama halnya dengan penyebab di atas, telur ini pun masuk kategori infertil dan tidak bisa menetas.

3.Telur gagal menetas

Penyebab yang satu ini adalah salah satu dari penyebab kegagalan penangkaran Pleci yang sangat umum terjadi. Tapi pada kenyataanya pengawasan akan telur Pleci sendiri amatlah minim, jika sudah begini, telur pun bisa saja gagal menetas, entah karena tidak mendapatkan eraman dari indukan atau pun karena pecah karena terjatuh.

4.Telur tidak dibuahi pejantan

Hal ini adalah salah satu dari beberapa penyebab kegagalan menernak Pleci. Bagaimana tidak? setelah peternak bersusah payah menjodohkan, ternyata saat penjodohan itu berlangsung telur tidak terbuahi oleh sperma pejantan. Jika sudah begini, maka telur akan masuk ke dalam telur infertil. Dengan kata lain, telur tersebut tidak akan pernah menetas.

5.Anakan Pleci mati dini

Anakan Pleci yang sakit, tertindih, atau pun jatuh dari sarang juga merupakan penyebab kegagalan lainnya. Pasalnya, jika ketiga hal ini terjadi, maka anakan tersebut mungkin akan mati. Lalu, jika anakan tersebut mati, sebagai peternak Anda pasti akan menderita kerugian dari hal tersebut.


5 penyebab kegalan dalam menangkar Pleci di atas bukanlah penyebab kegagalan yang umum dilakukan oleh pemula saja. Namun, mereka yang sudah master juga sering kali mengalami hal yang serupa. Kendati minim terjadi, namun hal ini bisa saja terjadi. Penyebabnya Cuma satu, yaitu karena peternak tersebut lalai dalam menernak burung itu sendiri.

Demikian Penyebab Kegagalan Dalam Menangkar Pleci. Semoga bermanfaat.

Tips Cara Beternak Burung Kenari Bagi Pemula Paling Lengkap

Ternak Kenari - Tips Cara Beternak Burung Kenari Untuk Pemula Paling Lengkap. Negara kita memiliki keanekaragaman flora dan fauna yang tidak terhitung jumlahnya. Salah satu fauna yang ada di negara kita adalah Burung Kenari. Akhir-akhir ini banyak masyarakat yang tertarik akan kicauan-kicauan burung kenari. Tidak sedikit pula para peternak burung kenari membudidayakannya sebagai lahan bisnis, karena daya tarik masyarakat dan harga jual yang cenderung mahal. Beternak Burung Kenari memang merupakan aktifitas yang menyenangkan dan menguntungkan.

Tidak sedikit pula para pemula yang ingin membudidayaknnya dengan anggapan bahwa burung kenari merupakan jenis burung yang prospek kedepannya cukup menjanjikan.  Namun dengan demikian bukan berarti hal yang mudah untuk membudidayakan burung kenari. Baca juga Harga Burung Kenari Terbaru Bulan Juni - Juli 2016

Secara umum, beternak burung adalah aktifitas yang sangat menyenangkan juga menguntungkan, apalagi bagi para pecinta burung. Ketika berternak burung, selain hobi tersalurkan, juga akan mendapatkan pelajaran yang berharga juga keuntungan dari hasil penjualan burung tersebut. Telah banyak juga yang mengalami kegagalan karena ketidaktahuan mereka akan perawatan dan cara-cara beternak yang baik dan menghasilkan. Oleh karena itu kami akan memberikan tips bagaimana Cara Ternak Burung Kenari yang baik dan benar.

http://miefbird.blogspot.com/2014/09/tips-beternak-burung-kenari-untuk-pemula.html
Tips Cara Beternak Burung Kenari Bagi Pemula Paling Lengkap

Berikut ini adalah, hal-hal yang harus anda perhatikan sebelum mulai beternak kenari:


1. Membedakan burung kenari jantan dan betina
Sebelum memulai beternak burung kenari. Anda harus membedakan antara kenari jantan dan kenari betina. Anakan kenari jantan pada umur 25 hari lebih sudah dipisah oleh induknya, biasanya pada waktu berumur 1 bulan lebih sering berbunyi ( ngerol ) sedangkan burung betina biasanya jarang berbunyi.

Kemudian jika diperhatikan dari tekstur bentuk tubuh, kenari jantan terlihat lebih ramping memanjang daripada kenari betina yang cenderung bulat, ada juga sebagian orang yang melihat dari bentuk telur kalau jantan berbentuk lonjong sedangkan kalau betina berbentuk sedikit bulat.



 2. Usia Burung
Anda juga harus mengetahui usia burung, sebab dengan mengetahui usianya anda akan tahu kapan saatnya untuk mengawinkan, karna faktor umur sangat berpengaruh dalam proses perkawinan untuk menghasilkan anakan dengan maksimal. Biasanya indukan yang sudah siap dikawinkan secara normal pada usia 7-8 bulan ( untuk kenari jantan ) sedangkan untuk indukan burung kenari betina kira-kira berumur 6 bulan, biasanya sudah mengalami perubahan fisik,yakni perut sekitar alat kelamin menjadi lebih besar dan kencang seperti bisul yang mau pecah.

3. Sangkar Burung Dan Perlengkapannya
Sangkar yang baik adalah sangkar yang memiliki tempat pembuangan kotoran burung secara terpisah dengan jarak tertentu dibawah batas ruji-ruji sangkar. Perlengkapan yang harus terdapat pada sangkar penangkaran kenari adalah tempat pakan dengan ukuran sedang, tempat minum dengan ukuran besar, sarang tenggeran,dan kawat penggantung extra fooding. Berbagai perlengkapan tersebut merupakan penunjang dalam menangkarkan burung kenari yang mutlak harus ada dalam sangkar.



4. Tempat Sangkar
Jangan sembarangan menempatkan sangkar. Sebaiknya letakkan sangkar burung kenari menempel di dinding. Tujuannya agar sangkar tidak mudah goyang, dan tempatkan ditempat yang teduh yang jauh dari keramaian agar saat kenari mengerami telurnya tidak terganggu. tempatkanlah sangkar di daerah yang aman dari gangguan semut, cicak, tikus, dan binatang lainnya yang bisa merusak dan mengganggu waktu pengeraman.

5. Proses Penjodohan
Ini adalah saat yang paling penting dalam proses beternak burung kenari. Penjodohan burung kenari dilakukan setelah calon pasangan memperlihatkan beberapa tanda bahwa mereka siap untuk dijodohkan. Proses penjodohan ini memerlukan waktu yang sangat variatif, terkadang hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja tetapi terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama.

Burung kenari yang sudah berjodoh menunjukan beberapa tanda-tanda perilaku yang berbeda dari biasanya. kenari betina yang sudah jodoh memperlihatkan tanda-tanda sebagai berikut:

- Ketika berdekatan dengan pejantan yang berkicau, kenari betina merendahkan sayapnya dan mengepakan sayapnya "ngleper".

- Segera membangun sarang dengan membentuk bulatan setengah bola.

- Saat berada dalam satu sangkar dengan betina dengan pejantan, kenari betina tidak agresif untuk  mengadakan perlawanan.

Sedangkan untuk kenari jantan yang sudah berjodoh  akan memperlihatkan tanda-tanda sebagai berikut:

- Akan merayu burung kenari betina jika keduanya didekatkan dengan kicauannya.

- Ikut membangun sangkar sarang saat diletakkan ke dalam satu sangkar dengan betina.

- Menyuapi betina dengan pakan yang dikonsumsinya.

- Segera melakukan perkawinan setelah dicampur dengan betina dalam satu sangkar.



6. Proses Pengeraman
Ini adalah proses yang penantian yang sangat menentukan keberhasilan menangkarkan burung kenari. Pada masa pengeraman, burung kenari membutuhkan waktu selama 12 hari sampai 16 hari tergantung cuaca / suhu. biasanya peternak membutuhkan bantuan lampu / bohlam 5 watt didalam boox / sangkar biar keadaannya hangat.

setelah 12 hari pengeraman telor-telor akan menetas satu persatu biasanya berselang sehari sampai semuanya menetas, pada masa itu si pejantan bisa dipisahkan atau disatukan tergantung karakter si pejantan itu sendiri. pada masa pemberian pakan saat induk meloloh anakan sebaiknya kita beri pakan tambahan biar anakan cepat tumbuh besar, dan pada masa indukan melolohkan anakan dalam pemberian pakan jangan sampai telat, karena bisa membahayakan anakan itu sendiri.


Itulah Cara Beternak Burung Kenari Bagi Pemula mugia banyak manfaatnya , sekian dan trimakasih.

Tips Cara Atasi Jalak Suren Memecahkan Telurnya Sendiri

Tips Cara Atasi Jalak Suren Memecahkan Telurnya Sendiri - Sudah pernahkah anda mencoba menangkar burung Jalak Suren? Apakah anda memiliki kedala dalam penangkarannya? Sebagian masalah tentu dihadapi waktu menangkar jalak suren ini, lantaran Jalak Suren memanglah populer dengan ciri-ciri yang sulit ditebak. Kadang-kadang diam serta " taat " namun dapat pula beralih jadi ganas dalam waktu relatif cepat. Perlu waktu untuk menangkar jalak suren bila menginginkan sukses. Masalah yang seringkali yaitu jalak suren yang memecahkan telurnya sendiri.

Dalam beternak/menangkar jalak suren diperlukan ketelatenan, kesabaran serta pengamatan yang baik. Kita sebaiknya mengetahui ciri-ciri indukan JS yang bakal kita breeding untuk meminimalkan resiko kegagalan dalam beternak JS. Pada artikel terlebih dulu sudah kami berikan mengenai langkah Cara Mudah Beternak Burung Jalak Suren. Namun memanglah semua tidak selamanya sesuai sama gagasan serta angan-angan kita. Terkadang ada masalah dalam beternak Jalak Suren, termasuk juga JS yang memecahkan telurnya sendiri. Jalak suren yang memecahkan telurnya sendiri sesungguhnya dapat dikarenakan oleh sebagian aspek. Untuk tahu lebih detail, simak artikel jalan keluar tangani jalak suren memecahkan telurnya sendiri di bawah ini.

http://miefbird.blogspot.com/2016/06/tips-cara-atasi-jalak-suren-memecahkan.html
Tips Cara Atasi Jalak Suren Memecahkan Telurnya Sendiri


Jalak suren yang memecahkan telurnya sendiri biasanya disebabkan oleh beberapa faktor. Dan berikut ini adalah beberapa penyebab jalak suren memecahkan telurnya sendiri :

1. Birahi indukan JS yang terlalu tinggi (Over Birahi). Ini menjadi faktor penyebab mengapa JS memecahkan telurnya sendiri. Biasanya JS jantanlah yang suka memecahkan telur. Meskipun ada beberapa kasus indukan JS betina juga memecahkan telurnya sendiri.

2. Perkawinan yang dipaksa. Secara psikologis, JS yang belum siap kawin tetapi dipaksa kawin akan menunjukkan perilaku yang aneh, termasuk memecahkan telurnya sendiri.

3. Bertelur pertama kali. Bagi penangkar JS, saat JS betina bertelur pertama kalinya memang prosentase menetasnya masih 50:50. Karena biasanya indukan yang baru pertama kali bertelur akan merusak dan memcahkan telurnya sendiri.

4. Kondisi glodok yang terlalu panas. Ini bisa membuat birahi JS menjadi tinggi/over sehingga memecahkan telurnya sendiri.

Itulah beberapa penyebab/faktor kenapa JS memecahkan telurnya sendiri. Sekarang kita menuju ke topik awal yaitu solusi atasi jalak suren menecahkan telur sendiri.

Tips Cara Atasi Jalak Suren Memecahkan Telurnya Sendiri


Amati indukan Jalak Suren jantan dan betina

Pengamatan induka JS jantan dan betina wajib anda lakukan. Ini bertujuan untuk mengetahui JS mana yang hobi memecahkan telurnya. Biasanya indukan JS jantanlah yang suka memecahkan telur.

Pisahkan/indukan JS jantan dari JS betina

Memisahkan indukan JS jantan dari JS betina di sangkar yang terpisah, namun masih dalam satu kandang penangkaran. Ini bisa anda lakukan saat hari pertama indukan JS betina bertelur. Setelah dipisahkan, anda bisa mengamati perkembangannya.

Kurangi pemberian EF

EF seperti jangkrik memang sangat penting bagi JS yang sedang kawin/bertelur. Tetapi jika JS menunjukkan perilaku memecah telur sendiri, maka anda bisa mengurangi porsi EF. Karena over birahi bisa menyebabkan perilaku merusak/memecahkan telur. simak juga Menu Makanan Sehat Burung Jalak suren.

Buat glodok senyaman mungkin

Perilaku memecah telur sendiri pada JS bisa juga disebabkan karena kondisi glodok terlalu panas. Untuk itu jika memang terlalu panas anda bisa memberikan kesejukan baru, misalnya dengan menambah pohon-pohon yang rindang agar lebih sejuk.

Gunakan indukan lain untuk mengerami

Solusi ini bisa anda lakukan jika indukan JS jantan dan betina suka memecah telurnya sendiri. Anda bisa memindahkan telur ke indukan lain yang sedang mengeram/angrem agar untuk dierami.

Ganti pasangan

Solusi lain adalah anda mengganti pasangan JS yang akan dibreeding. Ini bisa anda lakukan jika ada alternatif indukan JS lain yang lebih baik.

Tips Cara Ampuh Menjodohkan Blackthroat

Tips Cara Ampuh Menjodohkan Blackthroat - Blackthroat atau yellow-rumped seedeater (Serinus atrogularis) adalah salah satu burung kicauan dari jenis Fringilidae atau kenari. Burung blackthroat berasal dari benua Afrika, dengan ciri-ciri pada bagian lehernya terdapat warna hitam sehingga sekilas seperti menggunakan dasi di lehernya. Blackthroat juga dikenal sebagai salah satu jenis burung yang mudah dimaster dengan suara jenis burung lain, atau audio mp3. Hal inilah yang menjadikan burung ini tetap digemari sejumlah kicaumania, hingga kini sudah tidak mempunyai kelas tersendiri dalam lomba atau latber seperti di masa lalu. Baca juga Tips Cara Perawatan BlackThroat Agar Cepat Gacor.

Peternak blackthroat juga berkesempatan melakukan berbagai eksperimen, mengingat burung ini dapat disilangkan dengan spesies lain yang masih memiliki hubungan kekerabatan sangat dekat. Biasanya blackthroat bisa disilangkan dengan burung sanger, mozambik, dan beberapa jenis finch lainnya. Satu hal yang sangat penting dalam beternak blackthroat adalah proses penjodohan yang tepat, dari pengalaman yang sudah di jalani oleh para pakar selama ini, proses ini sebenarnya tidak terlalu sulit asalkan mengetahui tahapan-tahapannya, tapi bagi pemula mungkin ini agak membuat pusing kepala peternaknya bahkan banyak dari mereka yang menyerah pada proses ini. Baca juga Tips Beternak Burung Blackthroat & Permasalahannya

http://miefbird.blogspot.com/2016/06/tips-cara-ampuh-menjodohkan-blackthroat.html
Tips Cara Ampuh Menjodohkan Blackthroat
Maka dari itu disini akan berbagi tips bagaimana cara menjodohkan blackthroat dan tahapan-tahapannya, baik langsung saja simak dibawah ini :

1.  Pertama yang harus diperhatikan adalah umur blackthroat itu sendiri, paling tidak usia blackthroat pada saat penjodohan ini keduanya (jantan dan betina) diatas 9 bulan, ini penting karena usia-usia tersebut burung sudah siap dijodohkan.

2.  Kedua Pastikan burung sehat dan bebas dari penyakit.

3.  Selanjutnya Pastikan Pejantan sudah gacor dan sudah buka sayap. tetapi pastikan terlebih dahulu umur diatas 9 bulan karena biasanya pada saat umur 6 bulan pun pejantan biasanya sudah gacor dan buka sayap.

4.  Letakkan sangkar pejantan dan betina bedampingan(jangan diletakan dalam satu sangkar terlebih dahulu). dan pastikan juga lingkungan sekitar sangkar nyaman untuk bertelur,aman dari predator (kucing, tikus, dan lain-lain) dan suasana yang tenang.

5.  Setiap pagi kedua burung dijemur dan diberi ef (telur puyuh) dan beri sayuran (sawi hijau). Jemur selama
kurang lebih satu jam, lakukan langkah ini berulang-ulang.

6.  Setelah selesai jemur, letakkan kembali ke tempat semula.

7.  Beri sarang di sangkar betina untuk untuk merangsang betina agar cepat birahi, bisa menggunakan batok kelapa atau yang terbuat dari bambu yang sudah tersedia dipasaran, jangan lupa kasih bahan saranya sebagian ditaruh di tempat sarang (agak banyak) dan sebagian di dalam sangkar bagian bawahnya atau bisa menggunakan tempat khusus menaruh bahan sarang, bahan sarang yang saya gunakan menggunakan serabut kelapa(pilih yang teksturnya agak lembut) dan saya beri sedikit kapas.

8.  Setelah ada tanda-tanda jodoh,biasanya ditandai dengan suara "cit cit" pada kedua burung dan ditandai pejantan yang akan meloloh betinanya. kemungkinan besar burung sudah berjodoh.

9.  Pada tahap ini sebenarnya pejantan sudah bisa dimasukkan kesangkar betina tapi jangan buru-buru, lihat dulu gerak gerik betinanya, jika betina sudah "ngleper2" minta kawin, ini adalah saat yang tepat memasukkan pejantannya (biasanya sarang di sangkar betina sudah mulai rapi).

10.  Setelah burung kawin, maka biasanya dominasi kekuasaan akan dipegang betinanya, sesekali betina akan menyerang jantannya.

11.  Tahap terakhir adalah menunggu si betina bertelur 2 atau 3 atau bahkan 4 dan angrem, pada tahap ini jantan bisa dipisah jika ingin melakukan beternak model kawin cabut.

Itulah Tips Cara Ampuh Menjodohkan Blackthroat, semoga bisa membantu dan menambah wawasan.

Cara Mudah Beternak Ciblek

http://miefbird.blogspot.com/2015/10/cara-mudah-beternak-ciblek.html


Cara Mudah Beternak Ciblek-Burung Ciblek memiliki ukuran fisik yang tergolong kecil, hanya sekitar 12 cm terhitung dari ujung paruh hingga ekor. Ciblek juga merupakan salah satu jenis burung yang sangat populer dikalangan penggemar burung kicauan, terdiri atas beberapa jenis dan dengan persebaran yang cukup luas di wilayah Indonesia. Popularitasnya yang makin meningkat di kalangan
kicaumania membuat populasi burung ini di alam liar terus berkurang, oleh karena perburuan yang tidak disertai penangkaran.

Meskipun berpostur kecil namun burung ciblek mempunyai gaya fighter yang sangat menarik, mental ngotot saat bertemu dengan burung sejenisnya. Burung Ciblek ini menyukai daerah sawah, kebun,ladang, pinggiran hutan, dan di sekitar rumah penduduk, dari dataran rendah  hingga pada ketinggian 1000m dari permukaan laut.

Banyak para kicaumania yang ingin mencoba menangkarkan burung ciblek ini, tetapi tidak sedikit yang mengalami kesulitan dalam proses pengembangbiakan nya. Masalah ini biasanya terjadi pada tahap menjodohkan dan tahap penangkaran. Maka dari itu kami akan membahas sedikit mengenai panduan cara penangkaran burung ciblek ini. Berikut ini adalah beberapa panduan cara penangkaran burung ciblek:

Mempersiapkan Sangkar

  1. Berternak Ciblek tidak butuh kandang yang besar atau sangkar yang terlalu luas karena ukuran burung itu sendiri cukup kecil dan bisa ditempatkan di sangkar sederhana.
  2. Sangkar yang digunakan untuk reproduksi minimal berukuran 35 X 35 x 60 Cm dan sudah dilengkapi dengan sarang yang bisa didapatkan di penjual burung.
  3. Selebihnya kandang harus tetap steril, terhindar dari gangguan termasuk juga saat anda mengganti dan memberi pakan serta membersihkan kandang, sebaiknya lakukan dengan cepat dan tidak terlalu sering mengintipnya.
  4. Saat proses penjodohan, dibutuhkan setidaknya 2 sangkar yang berbeda, atau anda bisa memanfaatkan satu sangkar yang memiliki sekat. Metode ini dimaksudkan untuk memperkenalkan kedua burung terlebih dahulu karena biasanya mereka membutuhkan waktu beradaptasi dan mengenal satu sama lain.

Pemilihan Induk

Untuk reproduksi atau berternak, kita setidaknya membutuhkan dua burung dengan jenis kelamin berbeda. Apabila anda pergi ke penjual burung, biasanya mereka akan memberitahukan anda mana yang jantan dan betina. Namun, apabila mereka tidak tahu, anda bisa menggunakan beberapa panduan dalam mengenali ciri-ciri dan perbedaan antara Ciblek betina dan jantan.

Berikut ini beberapa persyaratan umum dalam pemilihan induk burung ciblek antara lain:
  • Pilihlah burung yang sudah jinak agar lebih muda dijodohkan.
  • Tidak memiliki cacat apapun dan tampak bugar atau sehat.
  • Usia burung minimal 1 tahun baik betina maupun jantan.

Proses penjodohan :

Dekatkan/tempel burung jantan dan betina dalam kandang berbeda dalam waktu 1 hari,bila belum saling merespon,jauhkan masing masing burung sehingga tidak bisa saling melihat satu sama lain ulangi keesokan harinya dan naikan jatah  EFnya, pagi 1 sendok makan, siang kroto 1/2 sendok makan, sore jangkrik 2 ekor  atau limbah jangkrik/sisa potongan untuk lolohan piyik kacer 1/2 sendok makan.

bila sudah ada respon dengan ditandai bunyi saut menyahut dengan irama kompak, tapi jangan terburu buru dulu memasukkan kedalam kandang ternak usahakan ada kerinduan satu sama lain dengan cara menjauhkan tapi burung masih bisa saling  melihat. Sesekali dekatkan dan jauhkan lagi ulangi perlakuan ini dalam beberapa hari, kalau benar benar ada saling ketertarikan coba turunkan, untuk jantan cukup 5 ekor saja betina tidak sama sekali amati pasangan tersebut bila betina berusaha meminta dan jantan mau memberi sebagian dari ini pertanda  pasangan benar benar sudah cocok/jodoh sore hari boleh di coba untuk dilepas dalam kandang ternak tetapi ef tidak di berikan dengan tujuan untuk menekan birahi sehingga burung tidak agresif dan tidak tarung
karena burung ciblek mempunyai sifat fighter yang kuat.

setelah 2 hr tanpa ef dan betul2 sudah jodoh baru pelan pelan EF kembali di katrol, pagi 2 sendok teh, siangpun kroto 1 sendok makan, sore jangkrik 4 ekor/limbah jangkrik 1 sdm sedang untuk voer tetap  di berikan spt biasa selalu tersedia .Bila birahi sudah stabil maka akan terjadi perkawinan.dan
tidak lama kemudian burung  mulai bertelur.

Kotak sarang :

Untuk kotak sarang anda bisa menggunakan gelas plastik bekas atau kotak kayu seukuran gelas  yang diisi serat nanas, daun cemara kering, Atau rumput kecil kecil yang kering.

Masa pengeraman :

Telur biasanya akan menetas setelah dierami kurang lebih 11 hari, dalam keadaan ini yang  perlu di perhatikan ketenangan burung jangan sampai terganggu.

Masa Penyapihan :

Piyik di sapih pada umur 4-5 hari /panen awal karena bila di sapihnya umur lebih dari 5 hari, resiko di buang oleh induknya sangat tinggi karena tingkat birahi burung ciblek sangat labil.

Ransum untuk anakan :

Setelah disapih hingga saat umur 8 hari menu yang di beCara Mudah Beternak Ciblekrikan cukup kroto segar yang bersih di campur serutan kalk bisa beli di apotik 1 butir kalk cukup untuk  7-10 hari, setelah umur di atas 8 hr baru piyik dikenalkan makanan tambahan  berupa adonan encer voer (kroto kristal mactel halus) di campur kroto segar dan serutan kalk untuk memperkuat tulang diberikan 5-7 kali dengan porsi sedikit sedikitSetelah umur 22 hr biasanya sudah mulai belajar makan sendri, siapkan kroto segar pada tempatnya..kalau sudah bisa makan maksimal,campur kroto dengan sedikit Voer kering, setelah umur 1bln burung sudah mau makan voer.

Demikian sekilas mengenai Cara Mudah Beternak Ciblek dan mudah-mudahan dapat bermanfaat, semoga artikel diatas  menjadi referensi bagi yang ingin ternak Burung Ciblek. Simak terus miefbird untuk mendapatkan berbagai macam informasi penting seputar dunia burung dan perawatannya. ,Sallam CiblekMania,,.

Tips Cara Beternak Anis Kembang


http://miefbird.blogspot.com/2015/10/tips-cara-beternak-anis-kembang.html


Tips Cara Beternak Anis Kembang - Anis kembang atau punglor kembang atau Zoothera interpres pernah mencapai puncak kejayaan jauh melambung di atas semua burung kicauan. Burung Anis Kembang ini memiliki keunikan yaitu bulu trotol merah dan putih campur hitam, bagi kicau mania sudah tidak asing pasalnya Burung ini sudah bisa ditangkarkan oleh siapa saja. Menangkar burung anis kembang sebenarnya relatif lebih mudah dari pada jenis burung anis lainnya. Sudah terbukti banyak penangkar anis kembang yang telah berhasil.

Beternak burung anis kembang dapat menjadi lahan usaha yang menjanjikan, selain mudah didapat burung anis kembang juga sangat mudah dalam perawatannya. Ternak burung anis kembang menjadi pilihan yang tepat bagi kicaumania yang ingin belajar ternak burung dari jenis anis atau punglor ini. Untuk itu pada kesempatan kali ini kami akan memberikan Tips Cara Beternak Anis Kembang, untuk itu mari kita simak berikut di bawah ini:


1. Menyiapkan kandang
*  Ukuran kandang penangkaran anis kembang harus memenuhi syarat standar penangkaran
    biasanya, ukuran panjang x lebar x tinggi minimal 90 x 100 x 180 cm. Buatkan kotak dan isi
    dengan serabut kelapa dan daun cemara diatasnya untuk sarang dan di dekatnya dikasih pintu
    untuk memudahkan pengontrolan.

*  Sediakan wadah pakan, wadah air yang besar, tenggeran dan kalau bisa jangan sampai dirambati
    oleh semut.

*  Didalam sangkar berikan kuali Fungsinya yaitu untuk memelihara cacing dan sekaligus pakan   
    anis  kembang.

*  Usahakan sinar matahari pagi bisa masuk kedalam kandang.

2. Pemilihan indukan
Sebelum memulai penangkaran sebaiknya pilih indukan dengan kriteria sebagai berikut:

 Anis kembang Jantan
*  Pilih burung anis kembang jantan yang sudah cukup umur dengan perkiraan sudah melewati
    3 kali masa mabungnya dan juga burung dalam kondisi gacor dan ngeroll.
*  Pilih burung yang sehat ,mulus dan tidak cacat.
*  Pilih burung yang berkualitas baik jika anda ingin anakannya memiliki turunan yang bagus,
    bisa dilihat dari bentuk fisik tubuhnya yang panjang dan langsing (lencir) serta gaya berdirinya
    yang tegak.

 Anis kembang Betina
*   Pilih Betina yang sudah cukup umur atau sudah melewati 2x masa mabung
*   Pilh betina yang sehat, mulus dan tidak cacat
*   Pilih betina yang sudah birahi atau ngeper jika ditempel atau mendengar suara burung jantan
*   Untuk pemula sebaiknya menyiapkan beberapa ekor indukan betina untuk persiapan jika burung
     terebut tidak berjodoh dengan indukan jantan yang kita miliki.

3. Cara menjodohkan anis kembang
Tempelkan kandang yang berisi burung jantan dan burung betina.
Tahapan ini adalah tahapan awal perkenalan, agar jantan dan betina dapat saling mengenal. Proses ini biasanya memakan waktu 1 hari sampai 1 minggu tergantung ketertarikan kedua indukan.

http://miefbird.blogspot.com/2015/10/tips-cara-beternak-anis-kembang.html

4. Mandi bersama
Setelah jantan dan betina saling berjodoh biasanya ciri-cirinya ialah burung jantan akan memainkan
makanannya dengan membawa makanannya di paruhnya (dicapit) dengan berusaha memanggil burung betina untuk mau disuapi selain itu tanda lainnya adalah tidur dengan jarak yang berdekatan atau rendengan.

Jika semua hal itu sudah kita lihat, sudah waktunya kita berikan kesempatan buat burung untuk mandi bersama dalam karamba mandinya. Selama mandi itulah dapat kita perhatikan tingkah laku kedua burung tersebut, bila terjadi perkelahian segera pisahkan dan mulai mengulangi proses penjodohan ini dari awal kembali.

http://miefbird.blogspot.com/2015/10/tips-cara-beternak-anis-kembang.html

5. Disatukan dalam satu kandang
Bila setelah beberapa hari burung mau mandi bersama dan terlihat akur, sekarang waktunya memasukan kedua indukan ini kedalam kandang penangkarannya. Bila burung terlihat akur dan burung jantan terlihat sibuk membuat sarang sambil terlihat merayu betina dan mencoba menyuapinya maka pada proses ini dapat diteruskan dengan tetap memakai kandang harian tersebut sebagai kandang penangkarannya atau memindahkannya ke kandang penangkaran permanen.

6. Masa produksi
Selama induk betina belum bertelur, pakan yang diberikan kepada pasangan induk ini adalah voer, buah (pepaya atau pisang), dan jangkrik dengan porsi 10-15 ekor per hari.

Tetapi EF yang paling utama adalah cacing. Cacing harus selalu tersedia setiap saat. Rata-rata, sepasang induk anis kembang dalam sehari bisa menghabiskan 15-20 ekor cacing. Jangan lupa tambahkan sesendok kroto segar untuk menambah gairah kedua burung.

Dengan menggenjot EF, maka burung akan lebih cepat kawin. Mereka akan saling mendekat dan bercumbu, lalu kawin dan bertelur. Jumlah telur anis kembang umumnya 2-4 butir.

Selama bertelur, porsi EF seperti jangkrik dan cacing bisa dikurangi. Tetapi porsinya harus kembali ditambah jika anakan sudah menetas. Untuk indukan yang sedang bawa anakan, kebutuhan cacing harus lebih dari cukup. Sebab, tidak jarang induk yang kebutuhan cacingnya tak tercukupi akan membuang anaknya sendiri.

7. perawatan piyikan
Memasuki umur 5 hari, anakan sudah bisa langsung dipanen dan dipindahkan ke boks inkubator. Kebutuhan pakan indukan setelah anaknya dipanen bisa dikembalikan seperti saat penjodohan. Beberapa hari kemudian, pasangan induk ini akan kembali berproduksi.

Selama di dalam inkubator, pakan piyikan bisa dibuat sendiri dengan mencampurkan voer dan kroto segar, kemudian diberi sedikit air bersih dan diaduk hingga menjadi adonan. Tambahkan jangkrik yang sudah dibuang kaki, sayap, dan kepalanya.

Kebutuhan makanan selama berada di boks inkubator harus selalu terpenuhi sampai anakan bisa makan sendiri (umur 25 hari). Jika sudah bisa makan sendiri, silakan memasang ring ke kaki burung. Kini, anakan siap dipasarkan.


Demikian sekilas mengenai Tips Cara Beternak Anis Kembang dan mudah-mudahan dapat bermanfaat, semoga artikel diatas  menjadi referensi bagi yang ingin ternak burung anis kembang. Simak terus miefbird untuk mendapatkan berbagai macam informasi penting seputar dunia burung dan perawatannya. ,Sallam AKmania,,.

Lovebird Mata Merah


http://miefbird.blogspot.com/2015/10/lovebird-mata-merah.html



Lovebird Mata Merah ?..Ya, si burung cinta dan cantik begitulah ia dikenal...
Burung ini mempunyai kombinasi berbagai corak dan warna bulu, berparuh bengkok dan mempunyai bulu ekor yang pendek dan hidup berpasang-pasangan merupakan ciri dari burung lovebird, corak dan warna inilah yang menjadi daya tarik utama burung paruh bengkok ini. Orang yang bukan penggemar burung sekalipun, pasti akan terkesima melihat keindahan corak dan warna bulu burung ini.

Pada awalnya, Burung Lovebird ini merupakan hiasan yang oleh sebagian orang dipelihara karena keindahan warna bulunya. Namun seiring dengan perkembangan waktu dan trend lomba suara burung, maka Lovebird dipelihara untuk memunculkan suara-suara khas lovebird yang panjang.

Selain sebagai burung petarung di arena kicauan, lovebird juga sangat populer sebagai burung pemaster burung lain. Tak heran bila harganya pun sangat tinggi, maka banyak masyarakat yang tertarik untuk mencoba menangkarkan burung lovebird ini, dengan tujuan sekedar hobi bahkan usaha sampingan keluarga.

Berbagai macam jenis lovebird di Indonesia, menjadikan peternak lovebird memilih-milih indukan yang akan diternak, salah satu warna lovebird yang menjadi idola para peternak untuk mendapatkan keuntungan adalah lutino mata merah. lovebird yang memiliki variasi warna yang amat sedikit ini memiliki keindahan dari bulunya yang terang dan soft yang dipadukan dengan mata yang bersinar merah.

Keunikan dan keindahan burung lovebird lutino mata merah menjadi alasan burung ini berharga
mahal jika dibandingkan dengan lainnya. untuk mendapatkan anakan lutino mata merah kita tidak
harus mendapatkan keturunan dari lutino mata merah x lutino mata merah. Karena ada banyak
pilihan untuk mendapatkan anakan lutino mata merah tentunya dengan harga yang lebih terjangkau.

"Hanya anak seorang raja yang akan menjadi raja", mungkin kata-kata itu tidak asing di telinga anda bahwa gen turunan memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan ini, dan "tidak semua anak raja akan menjadi raja", dari dua kata diatas kita bisa mengambil sebuah pelajaran untuk berternak lovebird lutino mata merah. Yakni untuk mendapatkan anakan lutino mata merah kita
sangat membutuhkan darah lutino mata merah.

Cara Berternak Lovebird Mata Merah Dengan Harga Yang Murah,mungkin kita bisa menyilangkan indukan pastel kuning anakan lutino mata merah x pastel kuning trah lutino mata merah. Dengan demikian kedua indukan memiliki darah Lutino Mata Merah meski bukan lutino mata merah. Dari berbagai pengalaman yang saya alami, terbukti bahwa indukan yang membawa gen lutino mata merah masih bisa menghasilkan anakan lutino mata merah. dan tentunya hal ini akan lebih memudahkan anda dalam mencekan anakan lutino mata merah.

Selain itu hal yang harus anda perhatikan untuk berternak lovebird lutino mata merah adalah dengan
memperhatikan pakan yang anda berikan, karena lutino dikenal sebagai burung lovebird yang sangat
membutuhkan asupan biji-bijian yang tepat takaran. Biasanya hal yang paling penting adalah takaran
makanan sehari-hari yang terdiri dari biji milet dan kenari sheet dengan perbandingan 1:1.

Berternak lutino mata merah memang lebih sulit daripada warna-warna lain seperti ijo standar atau pastel namun lebih mudah dari warna pied (blorok). Gen lutino sendiri terbilang kuat sehingga mudah untuk diturunkan ke anakannya meski disilangkan dengan selain lutino, apalagi jika disilangkan ke sesama lutino maka kemungkinan menghasilkan anakan Lutino Mata Merah akan semakin besar.


Itulah bahasan tetang Lovebird Mata Merah dan mudah-mudahan dapat bermanfaat, semoga artikel di atas menjadi referensi bagi kita semua, dan semoga kita semua selalu ada dalam lindungan Allah SWT.Amiiin!. Dan Terimakasih telah membaca artikel ini . Simak terus miefbird untuk mendapatkan berbagai macam informasi penting seputar dunia burung dan perawatannya.

Tips Beternak Burung Blackthroat & Permasalahannya

Burung Blackthroat memiliki nama latin Serinus Atrogularis yang mempunyai ciri dan keistimewaan
yang tidak dimiliki burung sejenis.Dan salah satunya adalah Pada saat berbunyi, blackthroat mampu mengalunkan irama yang sangat khas sehingga membuat kekaguman bagi yang mendengarkan.
Tetapi untuk mendapatkan burung yang aktif dan rajin berbunyi tentu dibutuhkan perawatan yang 
tepat di sini

http://miefbird.blogspot.com/2015/10/tips-beternak-burung-blackthroat.html


Burung Blackthroat termasuk salah satu burung kicau favorit Indonesia yang Saat ini, telah berhasil
di ternakan atau ditangkarkan oleh para penggemar burung kicau di Indonesia. Nah, seperti apa tips
para peternak yang telah berhasil menangkarkan burung blackthroat ini???.Dan pastinya banyak hal
yang harus di pelajari, termasuk kesungguhan, keuletan, ketelatenan, kesabaran,dan tentunya
banyak berdo'a dan bertawakkal kepada Allah SWT, Insyaallah usaha dan hasil ternaknya pun akan
berkah. Disini kami akan coba memberikan beberapa Tips Beternak Burung Blackthroat & Permasalahannya yang tepat berikut ini:

Memilih calon induk

Secara umum, calon induk yang baik (jantan dan betina) harus memiliki beberapa kriteria berikut ini:

   -  Sorot matanya tajam

  -  Sehat, mulus, dan tidak cacat

  -  Lincah atau aktif bergerak

  -  Sudah mencapai umur dewasa kelamin.

Blackthroat jantan ataupun betina biasanya pada masa penjodohan  dikerjakan pada umur 1-2 tahun,
karena umur ini telah mencapai dewasa sehingga organ reproduksinya sudah benar-benar matang.
Jika burung pada umur 6-8 bulan  Anda harus bersabar, menunggu sampai usia burung sudah benar-
benar dewasa.

Bila dijodohkan dan dikawinkan pada masa-masa awal dewasa kelamin, kedua induk tetap dapat kawin. Induk betina pun tetap dapat bertelur. Tetapi kemungkinan kegagalan penetasan masih tinggi,
walau ada juga pasangan muda yang tidak bermasalah (tergantung karakter individu). Tetapi lebih aman bila penjodohan dikerjakan ketika kedua indukan berumur 1-2 tahun.

Penjodohan

Jika materi ternak sudah terkumpul, pejantan dan betina sudah dapat mulai dikenalkan dengan menggantung berdampingan atau dapat menggunakan kandang penjodohan yang memiliki sekat. Perhatikan tingkah laku dari kedua burung tersebut. Jika jantan sudah mulai gacor nyerang (ditandai dengan bunyi sambil mengarah ke betina) itu menandakan sang jantan sudah siap secara sexual untuk kawin.

Bisa juga ditandai dengan perilaku burung tersebut mencabut bulu dada sendiri (baik jantan maupun betina). Pencabutan bulu dada pada burung Tersebut menandakan burung tersebut birahi dan fenomena mencabut bulu ini juga digunakan untuk bahan sarang. Kadang pencabutan bulu dada ini bisa terlihat extrim hingga bulu bagian dada menjadi botak.
http://miefbird.blogspot.com/2015/10/tips-beternak-burung-blackthroat.html

Perawatan induk dalam proses penangkaran

Perawatan harian untuk induk yang ada di dalam kandang penangkaran sebetulnya hampir sama dengan perawatan harian untuk blackthroat piaraan di rumah.

Blackthroat sama seperti kenari, makanan utama blackthroat ialah biji-bijian, sayuran, dan beberapa makanan tambahan ( EF ). Pakan biji-bijian dapat Anda buat sendiri dari berbagai jenis pakan kenari,
dengan formula sebagai berikut:

  -  Jewawut : 40 %

  -  Milet: 5 – 10 %

  -  Cannary seed: 35 %

  -  Biji sawi: 5 – 10 %

  -  Niger seed: 2 %

  -  Biji lobak: 3 %.

Jika Anda mengalami permasalahan dalam penjodohan, terutama karena calon induk jantan dan
calon induk betina sulit berjodoh, silakan melakukan terapi sebagai berikut:

 -  Pisahkan dulu induk jantan dan induk betina.

 -  Induk jantan dan betina diterapi dengan pemberian suplemen.

 -   Setelah 1-2 minggu, kedua calon induk bisa dijodohkan kembali.

permasalahan dalam beternak burung blackthroat

Masalah umum yang sering terjadi dalam penangkaran burung blackthroat antara lain:

    Burung susah atau tidak mau berjodoh.
Sering terjadi di mana blackthroat yang tidak mau dipasangkan dengan pasangannya. Kendala ini dapat diatasi dengan terlebih dulu menjodohkan burung dalam kandang yang dibatasi dengan sekat pemisah. Tangkringan yang dipakai pun harus sejajar. Setelah 1 – 2 minggu, sekat dapat diangkat
dan burung biasanya akan cepat berjodoh.

    Induk betina sering membuang telur.
Hal ini  terjadi karena indukan merasa terganggu, misalnya oleh burung jantan ataupun oleh suara
burung lain atau suara berisik lain di sekitar sarangnya. Caramengatasinya adalah mengangkat
burung jantan, atau memisahkan burung lain yang kebetulan berada di dekat kandang penangkaran,
sehingga suasana kandang menjadi lebih tenang. Terkadang, hal ini dapat juga disebabkan banyak
kutu atau tungau pada bahan sarang, sehingga induk betina sering gelisah. Sebaiknya periksa apakah sarangnya dipenuhi kutu atau tungau.

    Induk jantan suka mengacak-acak sarang.
Untuk mengatasi pejantan yang suka mengacak-acak sarang, Anda dapat menyediakan satu sarang
alternatif selain yang sudah digunakan oleh induk betina.

   Induk tidak mau mengerami telur.
Cara mengatasinya adalah burung jantan dapat diangkat dan dipindahkan untuk dikawinkan dengan betina lainnya (jika ada). Kurangi porsi pemberian EF dan lebih memperbanyak sayuran untuk mengurangi birahi berlebihan.

    Induk suka mematuki telur.
Biasanya hal ini tidak akan terjadi jika Anda memberikan multimineral pada burung blackthroat.

    Induk tidak mau meloloh anaknya.
Sama halnya dengan induk betina yang membuang telurnya, hal ini karena suasana
kandang tidak tenang atau kurang nyaman.

    Induk jantan memakan anaknya.
Tidak jarang induk jantan memakan anakannya. Untuk mencegah hal ini, induk jantan
dapat dipisahkan dari kandang penangkaran. Jadi, biarkan induk betina mengasuh
sendiri anaknya.


Itulah info dari kami tentang Tips Beternak Burung Blackthroat & Permasalahannya Dan mudah-mudahan dapat bermanfaat, Semoga artikel di atas menjadi referensi bagi yang ingin ternak burung blackthroat. Selamat mencoba, semoga berhasil dan semoga kita semua selalu ada dalam lindungan Allah SWT.Amiiin!. Dan Terimakasih telah membaca artikel ini . Simak terus miefbird untuk mendapatkan berbagai macam informasi penting seputar dunia burung dan perawatannya.

Tips Mudah Beternak Burung Pleci

http://miefbird.blogspot.com/2015/09/tips-mudah-beternak-burung-pleci.htm


Tips Mudah Beternak Burung Pleci- Burung pleci termasuk burung favorit yang banyak dipelihara
masyarakat. Keistimewaan burung pleci ini adalah mempunyai suara tembakan khas yang rapat dan
tajam. Di habitat alamnya burung pleci ini sudah tidak sebanyak dahulu ketika burung kacamata ini belum sepopuler sekarang, oleh karena sudah seringnya diburu orang. Dari kondisi tersebut, tidakkah terlintas dalam benak kita mengapa kita tidak mencoba menangkar burung pleci sendiri.?Agar tidak punah habitatnya.

Maka dari itu agar burung pleci dapat lestari dan tidak mengalami kepunahan kita akan memberikan
beberapa tips untuk beternak pleci yang mudah menurut PleciMania yang sudah berpengalaman. Berikut di bawah ini beberapa tahapan untuk beternak burung pleci:

Pemilihan indukan
Pertama yang harus anda persiapkan adalah memilih indukan pleci yang berkualitas
simak tip-tips berikut ini:

*   Tidak cacat fisik
*   Indukan harus yang lincah
*   kondisi burung pleci harus sehat
*   syarat utama calon indukan jantan dan betina sebaiknya sudah cukup umur diatas usia 1-2 tahun
*   Indukan betina harus yang sudah jinak minimal jinak lalat (tidak takut dengan aktifitas manusia)
*   Indukan jantan harus yang sudah buka paruh (gacor)fungsinya untuk menarik perhatian betina dan
     merangsang untuk kawin.

Sangkar Ternak
Untuk kandang penangkaran/peternakan pleci bisa Menggunakan ukuran 40x40x50 (tergantung kebiasaan burung), bisa juga menggunakan sangkar kotak seperti ternak kenari ataupun biasa menggunakan sangkar gantung seperti sangkar hariannya.Jika ukuran kandangnya luas, kandang bisa di desain biar menyerupai atau mengkamuflase suasana di alam liar.

Tempat sarang
Karena sarang pleci berbentuk kecil, maka tempat sarangnya bisa di buat sendiri dengan menggunakan kawat ram atau triplek. Bisa juga menggunakan tempat sarang yang sudah jadi dan banyak dijual di pasaran. Jangan lupa memasukkan bahan sarang seperti serat nanas, kapas, atau kapuk, atau bahan lain yang halus seperti jaring laba-laba dan sebagainya.

 Proses Penjodohan
*  Proses ini dimulai dengan mendekatkan sangkar jantan dan betina -/+1 minggu. Sebelum
    sangkar  ditempelkan, kedua induk diberi (Ef) dengan porsi lebih banyak dari pada porsi
    sebelumnya. Makanan  harus berprotein tinggi (kroto/uh).
*  Setelah 1 minggu coba saling dijauhkan tanpa saling melihat,dari sini kita bisa mengukur sejauh
    mana proses perjodohanya
*  Apabila burung jantan mulai berbunyi dengan gaya merayu betinanya (gaya merayu tersebut
    tergantung dari jenis burung), sementara burung betina menanggapinya dengan menggetar-
    getarkan kedua sayapnya (ngleper), itu menunjukkan kedua burung sedang dalam kondisi birahi.
*  Apabila salah satu burung masih belum bereaksi terhadap calon pasangannya, pemberian
    jangkrik bisa ditingkatkan untuk burung yang kurang memberikan reaksi atau bersikap acuh tak
    acuh.
*  Pada beberapa hari berikutnya, Anda bisa mengamati kondisi burung di malam hari. Apakah posisi
    mereka saat istirahat / tidur berdekatan? Jika ya, maka bisa diteruskan ke tahap berikutnya, yaitu
    memasukkan burung jantan dan burung betina ke dalam kandang penangkaran yang sudah di
    siapkkan sebelumnya.

Pakan Indukan
Pakan untuk indukan pleci haruslah full nutrisi. Dengan kata lain, pakan yang diberikan harus
mengandung nutrisi yang serasi dan seimbang. Kandungan nutrisi inti (energi metabolisme, protein,
lemak, karbohidrat, dan serat kasar) bisa diperoleh melalui pakan utama maupun exstra fooding
(EF). Dalam langkah ini pakan EF harus digenjot agar tingkat birahi bisa maximal. Berikut ini jenis
pakan yang perlu diberikan kepada pasangan induk pleci dalam penangkaran :

*  Sepotong buah pisang kepok.
*  Voer lembut yang memiliki kandungan protein tinggi.
*  Serangga seperti jangkrik kecil,ulat hongkong putih, dan ulat kandang.
*  Kroto yang sebelumnya sudah ditetesi dengan Vitamin (Bisa di dapat di kios), yang berguna
    dalam meningkatkan fertilitas dan membuat burung cepat berproduksi serta menguatkan kondisi
    kesehatan  piyikan.

Masa Pengeraman
Pada masa awal perjodohan, pleci betina akan bertelur dalam waktu dua minggu setelah disatukan dan terlihat kawin. Pada masa pengeraman pemberian pakan yg mengandung protein tinggi seperti kroto dan ulat hongkong bisa di hentikan . Selama pengeraman indukan tidak perlu dijemur dan juga tidak perlu membersihkan kandang karena akan mengganggu proses pengeraman. Masa pengeraman burung pleci biasanya memakan waktu sekitar 11-12 hari.

Perawatan setelah telur menetas.
Saat telur mulai menetas,kita harus senantiasa menyediakan pakan berupa kroto yg cukup dan jangan sampai telat, karena bila pakannya telat indukan akan membuang salah satu anakannya karena mengira pasokan pakan tidak mencukupi untuk membesarkan anakan.tiga hari pertama adalah masa kritis untuk anakan pleci maka dari itu kita usahakan agar pasokan pakan dalam keadaan segar selalu terpenuhi dan meminimalisir gangguan yang bisa menyebabkan indukan merasa terganggu/terancam. Setelah anakan memasuki usia 5 hari kita bisa memberikan jangkrik yang dipotong kecil-kecil.

Dalam proses ternak burung pleci ini Membutuhkan kesabaran yang sangat tinggi,kecermatan serta selalu berdoa kepada alloh SWT, itu semua kunci keberhasilan dalam penangkaran burung apapun jenisnya. Jika ingin hasil yang baik jangan mudah menyerah dan terus berusaha, selamat mencoba..

Demikian bahasan tentang Tips Mudah Beternak Burung Pleci yang dapat saya sampaikan,
semoga bisa menjadi inspirasi bagi PleciMania dimana pun anda berada. Bila anda telah berhasil
breeding Pleci dengan cara anda sendiri, maka dengan senang hati saya akan menerima masukan anda tentang Cara Berternak pleci yang tepat.Semoga bermanfaat dan terima kasih telah membaca artikel ini . Simak terus miefbird untuk mendapatkan berbagai macam informasi penting seputar dunia burung dan perawatannya. ,,Sallam Sukses,,






Tips Beternak Burung Cendet/pentet

Tips Beternak Burung Cendet/Pentet . Dalam ternak burung cendet, perawatan harian sangatlah diperlukan agar ternak anda berhasil- kini bukan lagi dianggap sebagai burung liar yang biasa berkeliaran bebas di alam, sebab banyak pecinta kicauan burung baik untuk rumahan maupun kelas lomba mulai melirik burung jenis predator ini karena kicauan burung cendet memiliki variasi irama dan lagu yang sangat beragam. Selain variasi irama dan cerecetan kasar khas cendet, postur dan warna burung cendet juga sangat menarik sehingga banyak masyarakat memelihara cendet dengan tujuan sebagai burung kelangenan di rumah.

Seiring makin bertambahnya penggemar burung cendet jadi banyak yang ingin mencoba ternak burung cendet dan sangatlah mungkin saja dikerjakan supaya populasi burung ini di alam liar tak makin habis, lantaran apabila tak dikerjakan penangkaran bukanlah tak mungkin saja 5 th. ke depan burung ini bakal punah dialamnya serta tinggal masa lalu saja.


http://miefbird.blogspot.com/2015/09/tips-beternak-burung-cendetpentet.html

Banyak cendet mania yang pesimis serta menyampaikan nyaris tak mungkin untuk melakukan penangkaran burung cendet, lantaran burung ini predator yang ganas. semuanya tak ada yg tidak mungkin seandainya kita ingin berupaya untuk coba, dengan sedikit kesabaran di atas rata-rata, kecermatan serta selalu berdoa, itu semua kunci keberhasilan dalam penangkaran burung apapun jenisnya. Berikut di bawah ini beberapa tahapan untuk penangkaran burung cendet:


Persiapan Indukan

Seperti teori pembiakan burung cendet, jadi hal yang butuh disiapkan pertama kali yaitu mempersiapkan indukan jantan dan betina yang sudah siap untuk berkembang biak, yakni yang sudah berumur minimum 1-1,5 th, baik Cendet Jantan ataupun Cendet Betina.

Adapun ciri-ciri burung Cendet Jantan ditandai dengan bentuk kepala yang datar (cepak), mempunyai alis serta kepala yang hitam legam bahkan juga ada yang hingga ke leher (blangkon). Sedang Cendet Betina berwarna lebih puyeh (kusam) dengan kepala yang sedikit lebih kembung (nonong).

Cendet Jantan apabila sudah meraih saat birahi yang cukup bakal lebih rajin berkicau, dengan nyanyian yang merdu serta variasi lagu yang berbagai macam, diluar itu burung juga terlihat lebih agresif dari umumnya. Sedang Cendet Betina bakal mempunyai suara panggil sendiri untuk mengisyaratkan bahwa burung siap untuk di kawin oleh cendet jantan yang ditandai dengan usahanya bikin sarang.

Adapun burung cendet yang bakal diternak telah semestinya yaitu burung yang sudah jinak serta sekurang-kurangnya telah tidak takut lagi dengan semua kesibukan manusia, supaya burung lebih gampang dalam perawatannya ataupun sistem penjodohan.

Sangkar/Kandang Ternak

Karena burung cendet adalah burung petarung dan burung predator maka sangkar ternak harus dibuat selebar mungkin agar selama masa penjodohan burung memiliki keleluasaan dalam terbang maupun bermain. selain itu di dalam sangkar sudah seharusnya juga disediakan tanaman perdu untuk bersembunyi dan tempat burung bertengger.

Burung yang telah siap melakukan pembiakan akan mengumpulkan rumput dan ranting kecil untuk membuat sarang, untuk itu siapkanlah rumput kering di dasar sangkar agar burung bisa mengambilnya sendiri disana. adapun tempat menaruh sarang bisa anda persiapkan dari Batok kelapa yang diletakkan ditempat yang aman tidak kena hujan dan tidak diserang hama seperti tikus dan semut.

Ada baiknya selain menyiapkan pohon perdu dan tempat sarang dari batok kelapa, anda juga menyiapkan satu pohon yang lebih tinggi dan bercabang yang bisa dijadikan tempat burung menaruh sarangnya.

Siapkanlah wadah pakan yang cukup besar, taruh ditempat yang aman dan tidak diganggu semut, wadah yang kami maksud adalah tempat menaruh jangkrik dalam jumlah tak terbatas, karena burung yang akan diternak harus disediakan makanan EF jangkrik dalam jumlah yang banyak selain juga memberikan Voer.

Sebaiknya Sangkar penangkaran dibuat ditempat yang terbuka dengan satu sisi yang menghadap panas matahari, sementara bagian lain juga ada tempat yang teduh dan beratap. Pastikan pintu masuk terdiri dari dua pengaman pintu, sehingga burung tidak bakalan lepas.

Proses Penjodohan

Sebelum memulai penangkaran, terlebih dahulu harus menjodohkan sepasang burung cendet. Adapun proses perjodohannya sama seperti cara menjodohkan jenis burung kicauan lainnya.

Burung Cendet Betina yang telah siap kawin lebih dulu di masukkan dalam sangkar besar (sangkar breeding) agar burung merasa aman di daerah tersebut, sementara Cendet Jantan biarkan dulu di luar di sangkar harian. Lihatlah bagaimana tingkah burung cendet jantan bila melihat burung cendet betina, bila burung lebih sering berkicau dan bernyanyi kemudian juga berusaha untuk mengejar betina, barulah burung di jadikan satu dalam wadah penangkaran.

Pada tahap awal penjodohan  bisa jadi burung akan saling bertengkar, bila si jantan yang menang dan mendominasi maka penjodohan akan berhasil, karena sifat cendet betina akan lebih mengalah kepada cendet jantan yang lebih jagoan. Lamanya waktu penjodohan tidak tentu tergantung kondisi burung dan ketersediaan pakan.

Bila burung sudah tampak jodoh, maka burung betina akan mulai mengumpulkan sarang,sementara Cendet jantan hanya melihat dan memantau keadaan. Selama masa penjodohan sebaiknya tidak memperlihatkan atau memperdengarkan suara burung cendet lain yang lebih
gacor, agar cendet betina tidak penasaran dengan pejantan lainnya.

Perawatan masa penjodohan

Untuk perawatan selama masa penjodohan, yang paling penting adalah menyediakan EF yang cukup, yaitu Jangkrik satu hari 50 ekor, UK 2 sendok makan dan UH 1 sendok. dengan disediakan EF yang cukup dipastikan burung akan lebih cepat berproduksi. Untuk mandi dan minum sebaiknya sediakan air yang bersih yang diganti setiap hari.

Periode bertelur

Bila burung cendet telah di satukan biasanya tidak akan lama lagi akan bertelur. Dan biasanya burung cendet mampu menghasilkan 2-3 butir telur bahkan ada yang menghasilkan sampai 6 butir telur tergantung kematangan induknya.

Masa pengeraman 

Pada masa pengeraman, sebagian besar waktu induk betina dihabiskan untuk mengerami telurnya, sedangkan induk jantan yang akan menyuapi makanannya.Dalam masa proses pengeraman,indukan cendet/pentet membutuhkan ketenangan, kenyamanan di di dalam kandang dan sekitarnya.jauhkan dari gangguan tikus,anjing, cicak, semut, kecoa, serta hewan lainnya.Burung cendet biasanya mengeram memerlukan waktu selama 14 s/d 21 hari .

Masa Penetasan

Setelah burung cendet/pentet mengerami telurnya selama 14 s/d 21 hari ketentuan akan menetas, Agar kita mengetahuai apakah telur burung cendet sudah menetas atau belum sebaiknya dengan mengecek situasi lingkungan sekitar kandang, biasanya jika telur sudah menetas suka ada sisa
cangkang telur yang di buang burung cendet, sebaiknya untuk berjaga-jaga setelah umur pengeraman 14 hari setiap pagi kita mengeceknya, seandainya ada sisa cangkang maka segera lakukan pemberian pakan tambahan seperti jangkrik, ulat hongkong, kroto, belalang, cacing, ulat bambu, ulat kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian pakan tambahan ini harus selalu disesuaikan dengan kondisi dari masing-masing burung dan anda juga harus mengetahui efek dari pemberian pakan tambahan tersebut..

Meloloh Anakan

Pada waktu indukan sedang meloloh anakan,sebaiknya cukup di berikan makanan hidup ( jangkrik, belalang, ulat bambu, kroto ) setiap waktu pagi,siang dan sore hari, sampai si anak keluar dari glodok dan dapat makan sendiri.Biasanya anakan keluar dari glodok pada waktu berumur -/+ sekitar 3 mingguan. Tetapi menurut kebanyakan peternak, piyikan sebaiknya diambil dan di suapi sendiri agar burung kelak menjadi burung yang jinak. Selain itu juga keuntungannya bila anakan di rawat sendiri supaya mempercepat burung induknya segera berproduksi kembali.



Demikian Simulasi Tips Bertenak Burung Cendet/Pentet yang dapat saya sampaikan, semoga bisa menjadi inspirasi bagi CendetMania dimana pun anda berada. Bila anda telah berhasil breeding cendet dengan cara anda sendiri, maka dengan senang hati saya akan menerima masukan anda tentang Cara Berternak Cendet yang benar.Semoga bermanfaat dan terima kasih telah membaca artikel ini . Simak terus miefbird untuk mendapatkan berbagai macam informasi penting seputar dunia burung dan perawatannya.

,,Sallam KicauMania,,.